HACHIKO A Dog Story. Pernahkah sobat blogger mendengar atau mebaca kalimat tersebut?. Mungkin tidak asing lagi, karena kalimat tersebuat merupakan sebuah filem sobat blogger. Hehehe kalo di lihat dari kalimat tersebut mungkin sobat blogger sudah tau artinya. Hachiko itu nama anjingnya sobat blogger yang diceritakan dalam filem tersebut.
Pada tulisan kali ini saya ingin mencoba mengulas sedikit tentang filemnya, karena dalam filem tersebut ada sebuah pelajaran yang saya dapat yaitu tentang sebuah "KESETIAAN YANG SEJATI". Selain pelajaran, saya juga merasa filem ini bisa menjadi sebuah inspirasi. Jika sobat blogger belum pernah menontonnya, saya sarankan untuk segera menontonnya. Karena sangat sayang sekali kalo sobat belum menontonnya. Hehehehe. Hmm jika sobat blogger tidak mempunyai CD nya, silahkan hubungi saya, karena saya punya copyannya, hehehhe. (saran aja).
Oke sobat blogger awal ceritanya Hachiko ini adalah sebuah anjing yang berasalah dari negri matahari (Jepang) yang konon ceritanya anjing ini sangat mencintai tuannya (Dr. Isabura Ueno seorang profesor di Universitas Tokyo). Sehingga ceritanya difilmkan dengan judul HACHIKO A Dog Story. Film yang berdurasi kurang lebih 1 stengah jam ini menceritakan bagaimana Hachiko sebuah anjing yng pintar sangat sayang sekali dengan tuannya, sampai tuannya pun berangkat kerja (Mengajar sebagai dosen seni) diantarnya sampai stasiun yang dulunya bernama stasiun Shibuya di Tokyo. Saat petang hari, Hachiko menunggu tuanya di stasiun tersebut. Seakan-akan anjing ini tidak mau kehilangan tuannya. Sejak Hachiko ditemukan oleh tuanya di stasiun Shibuya, sejak itulah Hachiko menjadi milik sang Profesor. Awalnya memang instri profesor tidak setuju jika anjing itu dipelihara. Sehingga profesor mencoba untuk mengembalika anjing tersebut kepada pemiliknya, akan tetapi tidak ada yang mencari anjing tersebut. Lama kelamaan isteri profesor pun mengijinkan suaminya untuk memeliharanya.
Seiring berjalannya waktu, anjing itupun makin besar dan semakin akrab dengan sang profesor. Yang menarik dari anjing ini, menurut cerita anjing ini tidak pernah suka dengan yang namanya BOLA. Padahal si profesor selalu memaksa anjing tersebut untuk bermain bola. Entah kenapa anjing itu tidak mau sama sekali bermain bola. Suatu saat anjing ini merasa aneh, seakan-akan dia akan kehilangan tuanya. Tidak seperti biasanya, ketika sang profesor berangkat ke kampus Hachiko pasti ikut mengantarnya (profesor) ke stasiun. Tapi pagi itu Hachiko tidak mengantar profesor, sehingga profesorpun bertanya-tanya apa yang terjadi dengan Hachiko. Sesampai di gerbang Stasiun, profesorpu kaget dengan kedatangan Hachiko dengan membawa sebuah bola. Profesor kaget tiba-tiba Hachiko mau bersentuhan dengan bola bahkan memainkan bola itu bersama dengan profesor sebelum profesor berangkat ke kampus. Diasaat keberangkatan profesor pun, anjing tersebut masih mengonggong seakan ingin mengatakan "Jangan Pergi, akan terjadi sesuatu". Tapi itulah, Hachiko hanya seorang hewan yang tidak bisa bicara.
Tanpa disadari pada saat profesor sedang mengajar, profesor tiba-tiba terkena penyakit serangan jantung dan akhirnya meninggal. Sejak saat itu Hachiko merasa kehilangan sekali akan profesor, sehingga mulai saat itu keseharinya anjing tersebut hanya menungu dan menunggu kepulangan profesor tersebut di stasiun yang biasa. Konon ceritanya anjing itu menunggu 9 tahun lamanya, hanya ingin bertemu dengan tuannya. Sampai sebesar itu kah kasih seekor anjing kepada tuannya?.
Film ini benar-benar menyadarkan saya akan kesetiaan yang aku sendiri belum sanggup melakukan seperti yang anjing lakukan. Bukan alasan untuk membandingkan kita dengan seekor anjing. Memang benar derajat kita lebih tinggi dari seekor anjing. Tapi kita perlu belajar kepada anjing tersebut. Dimana ia dengan setianya menunggu tuannya sampai umur hidupnya ia terus menunggu. Bagaimana dengan kita? apakah kita sudah bisa melakukan hal yang senada dengan itu?. Inilah pelajaran yang saya dapat dari film ini, jika sobat blogger ingin menontonya, silahkan hubungi saya di kartajaya25@gmail.com. Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat. Mohon maaf jika ada kesalahan.
Salam Setia by
Karta Jaya.

0 comments:
Posting Komentar